Halo pembaca! Apa yang terlintas dalam pikiranmu saat mendengar kata Yunani? Apakah sejarah, sastra, atau bahkan kecantikan pulau-pulau di sana? Namun, tahukah kamu bahwa di sana juga terdapat agama mayoritas yang sangat mengejutkan? Mengapa mengejutkan? Karena agama tersebut tidak sama dengan mayoritas agama di dunia. Penasaran? Yuk, simak artikel berikut ini!
Mayoritas Agama di Yunani
Di Yunani, mayoritas penduduk memeluk agama Ortodoks Yunani, yaitu sekitar 98% dari total populasi. Agama ini diyakini berasal dari separuh pertama dari abad ke-1 Masehi dan berkembang di Eropa Timur. Dalam praktiknya, agama Ortodoks Yunani dicirikan oleh ibadah dengan nyanyian-nyanyian gereja yang khas dan juga ikon serta patung-patung yang dipuja.
Agama Ortodoks Yunani dianggap sebagai bagian dari Konstantinopel, yang kemudian menjadi Byzantium dan akhirnya menjadi Kekaisaran Ottoman dan Turki. Setelah Yunani merdeka pada 1821, gereja Ortodoks Yunani menjadi otoritas agama yang besar dan diakui oleh pemerintah.
Selain agama Ortodoks Yunani, ada juga minoritas agama di Yunani seperti Islam dan Katolik Roma. Pada saat ini, sekitar 1% penduduk Yunani memeluk Islam dan sekitar 0.7% penduduk Yunani memeluk Katolik Roma. Pegangan agama Islam di Yunani diperkirakan berasal dari abad ke-14 dan muncul sebagai hasil dari penaklukan Kekaisaran Ottoman. Penduduk Muslim di Yunani biasanya tinggal di daerah-daeah pantai di bagian tenggara dan timur laut Yunani, serta beberapa bagian lainnya di Yunani.
Di Yunani juga terdapat minoritas lainnya seperti Protestan dan Yahudi. Presentase penduduk yang memeluk agama-agama ini sangat kecil namun mereka masih memiliki pengaruh di negara ini karena banyak pelaku bisnis ternama dan pemimpin masyarakat yang berasal dari minoritas agama ini.
Mayoritas agama di Yunani diartikan sebagai agama yang paling banyak dipeluk oleh warga Yunani. Namun, Yunani yang menggunakan mayoritas agama Ortodoks tidak terlalu diatur oleh negara karena di Yunani, agama dan negara masih terpisah.
Sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Yunani, agama Ortodoks Yunani memiliki peran yang sangat penting. Setiap keluarga biasanya memiliki orang yang mengepalai urusan agama yang dapat membimbing keluarga dalam upacara-upacara keagamaan, seperti saat melaksanakan upacara pernikahan dan peringatan kematian. Di Yunani, agama Ortodoks Yunani dijadikan salah satu nilai penting yang harus dijaga oleh masyarakat Yunani.
Kesetiaan yang tinggi kepada agama Orthodoks Yunani dipercayai dapat meningkatkan status sosial warga Yunani dan dianggap sebagai lambang kebanggaan nasional untuk negara tersebut. Oleh karena itu, Yunani yang memegang agama Katolik atau Islam masih sering difax atau diskriminasi akibat perbedaan keyakinan agamanya.
Pengaruh Agama Terhadap Budaya Yunani
Pengaruh agama Ortodoks Yunani pada budaya masyarakat Yunani sangat kuat. Dari segi gaya arsitektur gereja Yunani kuno, budaya Yunani juga dipengaruhi oleh kepercayaan mitologi Yunani kuno dengan digarap secara simbolik di hampir semua aspek kebudayaan.
Ciri khas budaya Yunani yang sering diidentifikasi secara global antara lain rumah putih dengan atap merah, tabungan pelangi yang khas, serta makanan-makanan lezat yang kaya akan cita rasa alami. Masyarakat Yunani memiliki jadwal keagamaan yang ketat, terutama selama periode paskah ini dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat Yunani dari acara sosial, sebagai tolak ukur seorang Yunani untuk mengapresiasi kehidupan rohani seperti berdoa dan minum anggur suci dalam perayaan agama.
Agama Ortodoks Yunani juga mempengaruhi tata cara pesta pernikahan dan pemakaman. Ada banyak tradisi dan kebiasaan yang harus diikuti agar acara pernikahan dan pemakaman dianggap lengkap dan sukses. Misalnya, di Yunani barat, ada kebiasaan memberikan barang-barang kecil sebagai tanda terima kasih kepada para tamu yang hadir dalam upacara pernikahan, sementara di Yunani timur, telah menjadi tradisi untuk melepaskan burung saat acara pemakaman.
Secara keseluruhan, agama Ortodoks Yunani memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Yunani, baik dari segi kepercayaan keagamaan, warisan budaya Yunani, serta hal-hal yang berkaitan dengan keseharian masyarakat Yunani, seperti pernikahan dan pemakaman.
Agama-Agama yang Minoritas di Yunani
Agama Kristen Ortodoks
Agama Kristen Ortodoks adalah agama mayoritas di Yunani, namun jumlah minoritas lainnya cukup signifikan. Agama Kristen Ortodoks merupakan agama yang berasal dari Timur dan dipraktikkan oleh mayoritas penduduk Yunani. Pada awalnya, agama ini berasal dari Bizantium dan telah menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi Timur pada abad ke-4 Masehi.
Di Yunani, agama Kristen Ortodoks dipraktikkan dengan berbagai upacara keagamaan seperti perayaan Natal dan Paskah. Gereja-gereja Ortodoks memiliki struktur kelembagaan yang kuat, dimana pemimpin gereja dipandang sebagai spiritualis dan juga pemegang kekuasaan politik.
Agama Islam
Agama Islam merupakan agama minoritas di Yunani dengan jangkauan hanya pada wilayah Thrace utara dan beberapa pulau di Aegean Timur. Islam mulai masuk ke Yunani pada abad ke-14 melalui kekuasaan Turk Ottoman, dimana banyak masyarakat Yunani yang dipaksa untuk memeluk agama Islam.
Kini, jumlah muslim di Yunani diperkirakan mencapai 129 ribu orang atau sekitar 1,24 persen dari total populasi negara tersebut. Masyarakat muslim yang berada di Yunani mempraktikkan agama mereka dengan menjalankan ibadah solat dan memperkuat hubungannya dengan Allah SWT.
Agama Minoritas Lainnya
Terdapat beberapa agama minoritas lainnya di Yunani seperti Yahudi, Katolik Roma, Protestan, dan Hindu. Terdapat sekitar 5 ribu orang Yahudi di Yunani saat ini, dimana sebagian besar terdapat di Athena dan Thessaloniki. Sementara itu, agama Katolik Roma dan Protestan hanya dimiliki oleh sebagian kecil masyarakat Yunani dengan jumlah sekitar 50 ribu orang.
Agama Hindu hadir di Yunani melalui para imigran India. Terdapat beberapa organisasi Hindu dan kuil di Yunani, namun belum terdapat laporan resmi mengenai jumlah pemeluk agama Hindu di negara ini.
Meskipun agama-agama minoritas di Yunani memiliki jumlah pemeluk yang lebih sedikit dibandingkan agama mayoritas, namun tetap diakui oleh negara dan dijamin hak-hak keagamaannya. Pemerintah Yunani memiliki landasan hukum yang menjunjung tinggi hak-hak kebebasan beragama di negara tersebut.
Wah, ternyata agama mayoritas di Yunani adalah agama Ortodoks, ya! Padahal banyak yang mengira agama mayoritas di sana adalah agama Kristen Katolik seperti di negara lain. Jadi, jangan hanya mengandalkan informasi yang kita dapat dari sekilas saja, ya!
Kita harus lebih teliti dan mencari tahu lebih dalam mengenai budaya dan agama suatu negara sebelum berbicara atau berpendapat. Tentunya, hal tersebut akan membuat kita lebih terbuka dan mempunyai mindset yang lebih luas. Mari kita jaga toleransi dan saling menghargai antar agama dalam kehidupan sehari-hari!
Jangan lupa, kalian bisa share artikel ini ke teman-teman kalian agar pengetahuan mengenai agama di Yunani semakin meluas.