Halo pembaca setia kami, apa kabar? Kali ini kami akan membahas mengenai agama mayoritas yang ada di Ukraina. Mungkin kamu belum tahu atau belum pernah mendengar mengenai agama ini karena agama mayoritas di Ukraina bukan agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat di Indonesia. Penasaran dengan agama apa yang menjadi mayoritas di Ukraina? Mari simak artikel ini sampai selesai ya!
Ukraina Sebagai Negara Mayoritas Agama
Ukraina adalah negara di Eropa Timur yang memiliki mayoritas agama, yaitu agama Ortodoks Kristen. Menurut data yang dikeluarkan oleh CIA World Factbook pada tahun 2021, sekitar 69,1% dari total populasi Ukraina menganut agama Ortodoks Kristen.
Namun, meski mayoritas penduduk Ukraina menganut agama Ortodoks Kristen, namun negara ini juga memiliki variasi agama yang cukup banyak dan tersebar di seluruh wilayahnya. Selain agama Ortodoks Kristen, terdapat juga agama Katolik Roma sekitar 7,3%, Protestan sekitar 0,9%, dan Islam sekitar 0,6% dari total populasi Ukraina.
Sejarah Agama di Ukraina
Sejarah agama di Ukraina sangat beragam dan dipengaruhi oleh berbagai kebudayaan yang pernah berada di wilayah Ukraina. Agama tradisional Ukraina sebelum kedatangan agama monoteistik adalah paganisme dan beberapa agama minoritas, seperti Yahudi dan Krymchak.
Perebutan agama di Ukraina terjadi selama masa kekuasaan Rusia, Polandia, dan kemudian Uni Soviet. Selama masa kekuasaan Rusia, agama Ortodoks dianut secara luas oleh penduduk Ukraina, sedangkan selama masa kekuasaan Polandia, agama Katolik menjadi agama yang sangat populer. Setelah Uni Soviet memperoleh kekuasaan, agama semua bentuk dilarang dan hanya dibolehkan di rumah saja.
Saat ini, agama mayoritas di Ukraina adalah Ortodoks Kristen yang terdapat dalam 3 bentuk yaitu Ortodoks Ukraina, Ortodoks Rusia, dan Ortodoks Yunani. Sementara itu, agama Kekristenan Protestan terdiri dari denominasi yang berasal dari Barat, seperti Lutheran, Baptist, dan Mennonite. Agama Katolik Roma utamanya dipraktikkan oleh minoritas Polandia dan agama Yahudi sudah sangat sedikit jumlahnya.
Kondisi Agama di Ukraina
Toleransi agama di Ukraina terbilang baik. Setiap orang diperbolehkan untuk memilih agama sesuai dengan keyakinannya, dan negara pun memberi dukungan yang besar untuk pihak-pihak gereja dan menjamin hak-hak kebebasan beragama. Keterbukaan masyarakat Ukraina yang multireligius juga memungkinkan berkembangnya budaya multiagama.
Namun, situasi agama di Ukraina saat ini agak terbelah karena adanya konflik di wilayah Ukraina Timur yang dikuasai oleh separatis pro-Rusia. Konflik ini terkadang juga mempengaruhi isu-isu agama di Ukraina. Terdapat perbedaan pandangan di kalangan penduduk Ukraina terkait dengan pengaruh agama di kehidupan sehari-hari, tetapi mayoritas penduduk Ukraina menjunjung tinggi agama sebagai nilai sociocultural yang penting.
Terlepas dari perbedaan agama dan konflik sosial-politik, Ukraina tetap menjadi negara multikultural dan multireligius yang lengkap, kaya, dan sarat dengan nilai dan warisan budaya.
Agama Mayoritas di Ukraina
Ukraina merupakan sebuah negara yang cukup unik di kawasan Eropa. Meskipun mayoritas penduduknya adalah bangsa Slavia, namun Ukraina merupakan negara yang terbilang beragam dalam hal keberagaman agama. Terdapat tiga agama mayoritas di Ukraina, yaitu Gereja Ortodoks Ukraina, Gereja Katolik Roma Ukraina, dan Islam.
Gereja Ortodoks Ukraina
Gereja Ortodoks Ukraina didirikan pada abad ke-10 setelah bangsa Rus berkumpul di Kiev. Gereja ini memiliki banyak pengikut di Ukraina dan merupakan agama mayoritas di negara ini. Terdapat tiga metropolit dalam Gereja Ortodoks Ukraina, yaitu Kiev, Lviv, dan Donetsk.
Gereja Ortodoks Ukraina selalu berada dalam pengaruh agama Orthodox Rusia, namun pada tahun 2018, Gereja Ortodoks Ukraina memutuskan untuk mandiri dari pengaruh agama Orthodox Rusia dan mendirikan Gereja Ortodoks Ukraina yang otonom.
Sejak berdirinya, perkembangan Gereja Ortodoks Ukraina cukup pesat dan mampu berkembang hingga kini, meskipun mengalami berbagai kendala di masa lalu seperti adanya kesulitan dalam menjalankan kegiatan keagamaannya.
Gereja Katolik Roma Ukraina
Gereja Katolik Roma Ukraina adalah gereja yang bercorak pasca-reformasi yang mulai expansion ke wilayah Ukraina pada abad ke-16. Gereja ini memiliki banyak ciri khas yang membedakannya dengan Gereja Ortodoks Ukraina.
Salah satu perbedaan Gereja Katolik Roma Ukraina dengan Gereja Ortodoks Ukraina adalah Gereja Katolik Roma Ukraina mengikuti ritus Romawi dan biasanya dipimpin oleh seorang uskup.
Walaupun jumlah pengikutnya tidak sebanyak Gereja Ortodoks Ukraina, Gereja Katolik Roma Ukraina tetap memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan di Ukraina. Gereja ini dikenal dengan dukungan terhadap umatnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kegiatan amal.
Islam di Ukraina
Islam di Ukraina merupakan salah satu dari agama mayoritas yang diakui pemerintah Ukraina. Sejarah Islam di Ukraina sudah cukup lama dan berawal sejak abad ke-14. Meskipun Islam bukan agama mayoritas di Ukraina, tetapi umat Islam di Ukraina tidak merasakan diskriminasi dan intoleransi.
Umat Islam di Ukraina sebagian besar berasal dari etnis Tatar yang tinggal di Krimea dan sekitarnya. Terdapat juga sejumlah muslim yang berasal dari negara-negara Timur Tengah yang tinggal di Ukraina.
Pemerintah Ukraina juga telah mengakui beberapa gereja Islam, seperti Gereja Islam Ukraina dan Dewan Islam Ukraina. Pemerintah Ukraina juga memberi dukungan kepada umat Islam, contohnya memberikan bantuan kepada umat Islam dalam membangun masjid-masjid di Ukraina.
Kesimpulan
Keberagaman agama di Ukraina menjadi salah satu ciri khas negara ini. Gereja Ortodoks Ukraina, Gereja Katolik Roma Ukraina, dan Islam merupakan tiga agama mayoritas yang diakui pemerintah Ukraina. Meskipun terdapat perbedaan dalam kepercayaan, namun umat beragama di Ukraina tidak merasakan intoleransi dan diskriminasi. Pemerintah Ukraina memberikan dukungan kepada semua umat beragama di negara ini agar setiap orang dapat menjalankan keyakinannya dengan damai dan berkembang dengan baik.
Jadi begitulah, agama mayoritas di Ukraina ternyata adalah Kekristenan Ortodoks. Meski memang agama tidak begitu menonjol dalam kehidupan sehari-hari di negara ini, namun tetap penting untuk dipahami jika kamu berencana berkunjung ke sana. Selain itu, juga jangan lupa untuk menghormati kepercayaan dan kebudayaan setiap negara yang kamu kunjungi.
Bagaimana menurutmu tentang agama mayoritas di Ukraina? Apakah mengejutkan atau sudah diketahui sebelumnya? Yuk, ceritakan pengalamanmu dalam berkunjung ke negara yang berbeda di kolom komentar di bawah!
Dan jangan lupa untuk terus membuka pikiranmu dan mengenal keunikan dari seluruh dunia. Selalu belajar dan berkembang, siapa tahu suatu saat kamu akan pergi ke Ukraina atau negara lainnya dan bisa menunjukkan kebanggaanmu mengenai pengetahuan mengenai agama di sana. Teruslah membuka pikiranmu, teruslah berkembang!