Apa itu Marketing Intelligence? Bagaimana Sistem Kerjanya?

Marketing intelligence adalah sejenis pekerjaan atau bisnis yang tidak melanggar hukum. Karena yang dilakukan di sini bukan mencuri data perusahaan dan data ilegal. Tetapi, perolehan informasi dilakukan dengan analisis pasar yang tidak merugikan pihak lain.

Pengertian Marketing Intelligence

Marketing Intelligence merupakan strategi untuk mendapatkan informasi yang relevan setiap harinya oleh perusahaan. Seperti dengan pengumpulan data serta analisis pasar sesuai dengan kondisi dan info yang dibutuhkan. Intelijen pemasaran ini adalah bagian penting dalam dunia marketing.

Informasi yang didapatkan akan diolah oleh sistem secara akurat. Tujuannya memudahkan menentukan target pasar, metrik dan pengembangan serta strategi pasar. Hal ini penting sekali terutama jika ingin berbisnis dalam pasar luar negeri.

Proses pencarian data dilakukan dengan benar di lingkungan. Selanjutnya diserahkan pada manajer perusahaan yang membutuhkan. Hingga saat ini intelijen pemasaran menggunakan perangkat lunak terbaik seperti layanan berbasis cloud.

Sistem Kerja Marketing dan Intelligence

Cara kerja sistem ini mengumpulkan banyak data dari sumber yang berbeda. Mulai dari web, call center, intelijen bisnis selanjutnya dikumpulkan menjadi satu kesatuan. Proses ini juga tak lepas dari surat kabar yang relevan, buku serta publikasi perdagangan. Terdapat 4 tahap utama dalam marketing intelligence yaitu:

Tahap Perencanaan

Sebelum bergerak atau turun ke lapangan, harus membuat rencana terlebih dulu. Lokasi atau tempat yang dibutuhkan untuk memperoleh informasi. Poin-poin penting tentang info yang dibutuhkan. Call center apa yang harus dihubungi.

Karena pekerjaan ini juga masih berhubungan dengan buku, rencanakan buku apa saja yang dibutuhkan. Setelah memiliki informasi mentah, langkah selanjutnya juga diperkirakan dengan baik. Selanjutnya data akan diproses oleh sistem untuk hasil yang lebih akurat.

Mengumpulkan Data

Tahap ini, terjun ke lokasi untuk mencari dan mengumpulkan data. Bisa juga disebut sebagai observasi karena yang dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, berkomunikasi langsung dengan supplier, distributor ataupun pelanggan guna mengetahui tanggapan mereka.

Kedua, seperti yang sudah disebutkan di atas dilakukan dengan membaca buku, surat kabar baik secara online maupun offline. Artinya harus rajin membaca dan pahami. Ketiga, yang bisa dilakukan adalah bertemu langsung dengan manajer perusahaan.

Tahap Analisis

Tahap analisis bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan masyarakat atas produk atau jasa yang dibuat atau dikembangkan. Cara ini memudahkan mengetahui bagaimana kondisi pertumbuhan market share serta meningkatkannya dengan keseimbangan price dan cosh.

Objek yang dianalisis adalah kondisi dan situasi pasar. Juga melakukan analisis customer guna mengetahui tingkat kepuasan mereka pada produk dan jasa yang dijual. Bahkan proses analisis juga penting dilakukan berkaitan dengan pesaing.

Tahap Sharing

Sharing berasal dari kata share yang artinya berbagi. Tahap ini adalah membagikan atau menyebarkan informasi kepada perusahaan atau bidang yang terkait. Semua informasi yang sudah didapat pada tahap kedua dan diperiksa barulah dibagikan kepada yang membutuhkan.

Sistem intelijen pemasaran dapat merancang laporan kemudian memvisualisasikan data. Jadi, dapat mengetahui ketika indikator utama bekerja secara real time. Lebih mudah dan cepat prosesnya dibandingkan menunggu laporan untuk dianalisis.

Kemampuan Penting dalam Marketing Intellgence

Marketing intelligence disebutkan sebagai kecerdasan pemasaran yang memiliki kemampuan analisis dan pengumpulan data. Kecerdasan atau kemampuan yang sangat penting ini ada 4 yaitu :

  • Pemahaman Produk merupakan sistem yang mampu mengumpulkan dan analisis informasi secara otomatis. Adanya bantuan kecerdasan ini membuat manusia hemat energi dan waktu.
  • Pemahaman terhadap pelanggan adalah cara yang diterapkan untuk mampu memahami konsumen atau pelanggan. Mulai dari apa yang dibutuhkan pelanggan dari produk dan jasa serta cara pelanggan memanfaatkannya.
  • Pemahaman pasar adalah proses memahami dan membangun hubungan baik dengan customer. Adanya kecerdasan ini membuat perusahaan tahu apa kekurangan dari produk yang bisa diperbaiki. Jika ada kelebihan bisa ditingkatkan.
  • Pehamaman pesaing yaitu proses secara bertahap diterapkan guna memudahkan proses pengumpulan data tentang pesaing. Tujuannya untuk mengetahui kualitas produk atau jasa yang sedang dikembangkan pesaing.

Manfaat Intelligence Marketing

Proses intelligence marketing akan berjalan dengan lancar jika dilakukan secara bersama-sama melalui tim. Hasilnya akan lebih optimal dibandingkan melakukan sendiri. Karena itu, yang terlibat dalam proses ini bukan satu orang saja untuk mendapatkan beberapa manfaat berikut.

  • Inteligen pemasaran bermanfaat untuk mengetahui kondisi pasar yang sedang terjadi.
  • Lebih cepat mengetahui jika ada perusahaan pesaing baru muncul.
  • Mengurangi risiko pemalsuan atau perusakan produk dan jasa yang dimiliki.
  • Memudahkan mengambil keputusan yang tepat dalam promosi.
  • Memudahkan menghasilkan inovasi pada produk dan jasa.
  • Menyusun strategi pemasaran yang sesuai dan relevan dengan keadaan.
  • Bisa membuat cara pendistribusian produk yang inovatif.
  • Memudahkan mematok harga yang sesuai dengan kondisi pasar dan customer.

Penutup

Itulah manfaat yang bisa didapatkan dari marketing intelligence jika digabungkan. Kecerdasan tidak akan bermakna jika tidak digunakan dengan baik. Pemasaran tidak bisa maju tanpa memanfaatkan kecerdasan dan kecanggihan teknologi.

Tinggalkan komentar