Dalam Perjanjian Baru Roh Kudus dinyatakan sebagai pribadi dalam hubungan-Nya dengan pribadi lain seperti Bapa dan Anak (Mat. 28:19). Salah satu penekanan mula-mula pada Roh Kudus adalah sebagai kekuatan yang bertanggung jawab atas terjadinya Alkitab, firman Allah. Roh Kudus yang menanamkan kasih ke dalam hati orang percaya, adalah pendapat dari….

Dalam Perjanjian Baru Roh Kudus dinyatakan sebagai pribadi dalam hubungan-Nya dengan pribadi lain seperti Bapa dan Anak (Mat. 28:19). Salah satu penekanan mula-mula pada Roh Kudus adalah sebagai kekuatan yang bertanggung jawab atas terjadinya Alkitab, firman Allah. Roh Kudus yang menanamkan kasih ke dalam hati orang percaya, adalah pendapat dari....

Dalam Perjanjian Baru Roh Kudus dinyatakan sebagai pribadi dalam hubungan-Nya dengan pribadi lain seperti Bapa dan Anak (Mat. 28:19). Salah satu penekanan mula-mula pada Roh Kudus adalah sebagai kekuatan yang bertanggung jawab atas terjadinya Alkitab, firman Allah. Roh Kudus yang menanamkan kasih ke dalam hati orang percaya, adalah pendapat dari….

  1. Marthin Luther
  2. Tertulianus
  3. Athanasius
  4. YohanisCalvin
  5. Origenes

Jawaban yang benar adalah: A. Marthin Luther.

Dilansir dari Ensiklopedia, Dalam Perjanjian Baru Roh Kudus dinyatakan sebagai pribadi dalam hubungan-Nya dengan pribadi lain seperti Bapa dan Anak (Mat. 28:19). Salah satu penekanan mula-mula pada Roh Kudus adalah sebagai kekuatan yang bertanggung jawab atas terjadinya Alkitab, firman Allah. Roh Kudus yang menanamkan kasih ke dalam hati orang percaya, adalah pendapat dari…. Marthin Luther.

Pembahasan dan Penjelasan

Menurut saya jawaban A. Marthin Luther adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google.

Menurut saya jawaban B. Tertulianus adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan.

Baca Juga:  Lanjutan ayat berikut اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَ بّ الَعلَمِيْنَ adalah ....

Menurut saya jawaban C. Athanasius adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.

Menurut saya jawaban D. YohanisCalvin adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.

Menurut saya jawaban E. Origenes benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan

Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah A. Marthin Luther.

Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.